Tim identifikasi Polres Jombang saat melakukan pemeriksaan mayat di kamar jenazah RSUD Jombang. (Foto: Istimewa)
Tim identifikasi Polres Jombang saat melakukan pemeriksaan mayat di kamar jenazah RSUD Jombang. (Foto: Istimewa)

 Mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengambang di Sungai Brantas Dusun Pulo Kunci, Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Jombang. Saat ditemukan mayat dalam kondisi setengah bugil dan tersangkut di bebatuan.

Mayat pertama kali ditemukan oleh Supardi (48), warga Dusun/Desa Jombatan. Saat itu, Supardi sedang mencari rumput di sekitar tanggul sungai.

Kapolsek Kesamben AKP Mursid Budi Hartanto menerangkan, mayat ditemukan warga pada Selasa (4/2) pukul 17.00 WIB. Saat ditemukan, mayat dalam kondisi tengkurap dan tersangkut batu di dalam sungai. Pakaian yang melekat hanya celana pendek warna hijau, tanpa mengenakan baju.

"Saat ditemukan, korban dalam keadaan meninggal dunia tanpa busana. Hanya dengan menggunakan celana pendek warna hijau dengan posisi tengkurap di bebatuan," terangnya saat dihubungi wartawan, Rabu (5/2) siang.

Dikatakan Mursid, di lokasi penemuan mayat tidak ditemukan identitas korban. Mayat yang diperkirakan masih berusia muda ini, saat ini sudah dibawa ke RSUD Jombang. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh mayat.

Saat ini polisi masih kesulitan mengungkap identitas mayat. Dari hasil identifikasi tim Inafis Polres Jombang, sidik jari korban tidak bisa terbaca melalui alat mambis. Kondisi mayat sudah mulai rusak dan mengeluarkan aroma busuk, yang mengakibatkan sidik jari korban tidak terbaca.

"Umur belum bisa diperkirakan mengingat tubuhnya dan sidik jarinya sudah rusak karena terlalu lama di dalam air," tandasnya.

Sementara, untuk mengungkap identitas mayat, polisi mulai menyebarkan informasi ke masyarakat terkait adanya penemuan mayat laki-laki di Sungai Brantas. "Kita kerja sama dengan Inafis dan forensik, dan kita publikasikan. Mungkin kalau ada masyarakat yang kehilangan keluarganya," pungkasnya.(*)