Ketua Dewan Pertimbangan MUI (Majelis Ulama Indonesia) Din Syamsuddin.
Ketua Dewan Pertimbangan MUI (Majelis Ulama Indonesia) Din Syamsuddin.

Beredar imbauan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menganjurkan untuk para jamaah melakukan salat di rumah masing-masing, dikarenakan Indonesia dalam kondisi darurat wabah virus Corona atau Covid-19.

Hal ini juga disampaikan oleh Ketua Dewan Pertimbangan MUI (Majelis Ulama Indonesia) Din Syamsuddin.

Melalui video yang telah tersebar, Din Syamsuddin menguraikan perihal anjuran tidak salat berjamaah di masjid termasuk salat Jumat.

"Berdasarkan Alquran dan Alhadis dan prinsip hukum Islam, menghindari kemudharatan lebih penting untuk di kedepankan daripada sekedar mewujudkan kemaslahatan," ujar Din Syamsuddin.

Maka dari itu, dia meminta masyarakat mengikuti imbauan yang telah diputuskan oleh para ulama yang tergabung di MUI (Majelis Ulama Indonesia). 

"Untuk sementara waktu, dianjurkan agar salat berjamaah, termasuk salat Jumat di masjid diganti dengan salat zuhur di rumah masing-masing," tambah Din Syamsuddin.

Imbauan ini dikarenakan virus Corona atau Covid-19 yang telah mewabah di Indonesia. Dan juga Pemerintah Indonesia telah menetapkan situasi darurat nasional, serta BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) juga telah memutuskan bahwa virus Corona atau Covid-19 merupakan bencana nasional non-alam.

"Kita dalam keadaan darurat dan derajat kedaruratan ini ditentukan oleh pemerintah, oleh para ulama, dan zuama setempat. Inilah salah satu tujuan syiar Islam, yaitu Hifdzun Nafs menjaga diri agar kita kedepankan," tuturnya.

Hidup bersih, secara umum telah dilakukan ummat Islam setiap hari selama lima waktu. Pola hidup bersih yang dilakukan adalah mencuci tangan, membasuh muka yang di implementasikan melalui berwudhu agar terhindar dari wabah virus Corona atay Covid-19 yang berbahaya ini.

Namun Din Syamsuddin juga menganjurkan suatu hal yang tidak kalah penting, yaitu dengan berdoa dan bermunajat kepada Allah Subahanhuwata'ala agar diberikan perlindungan dan kebebasan dari wabah virus Corona atau Covid-19.

Din Syamsuddin mencontohkan doa yang dapat dibaca setiap waktu. 

"Bismillahilladzi La yadhurru Maa ismihi Syai'un Fil Ardli Wala Fissama' Wa Huwassami'ul Aliim, (Dengan nama Allaah dan bersama namanya, dengan menunaikan ajaran-ajarannya tidak akan terjadi bahaya apapun di bumi maupum di langit. Sesungguhnya Allaah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui," ucapnya.