Wahana baru di Hawai Waterpark yang terbakar habis. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Wahana baru di Hawai Waterpark yang terbakar habis. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Kebakaran cukup besar terjadi di lokasi wisata Hawai Waterpark di Jl Graha Kencana Utara V, Karanglo, Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Salah satu wahana barunya, Cruizer, yang akan segera diluncurkan pada Mei mendatang dan masih dalam tahap pembangunan, terbakar habis hingga tersisa puing-puing bekas kebakaran. Padahal bangunan tersebut telah terbangun sekitar 80 persen.

Bambang Yudo, direktur Hawai Waterpark, menjelaskan bahwa kebakaran tak berlangsung lama, hanya sekitar sembilan menit. Setelah itu, api bisa langsung dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.

"Ya masih dalam pembenahan semua. Ya kurang lebih 80 persenan. Ini wahana baru Studio Cruizer. Kalau Hawai Waterpark dan lainnya aman. Yang terbakar hanya wahana baru. Ini yang masih dalam pembenahan," ungkapnya.

Wahana baru Studio Cruizer ini diwacanakan akan diluncurkan  Mei nanti. Pembangunan wahana baru ini dimulai sejak November 2019 lalu. Sehingga dengan adanya kejadian tersebut, pihaknya akan segera melakukan upaya pembangunan kembali.

"Ya mungkin nanti nego sama pemboroang untuk pembangunan lagi, bisa nggak membangun lagi, mengingat kan masih dua bulan lagi. Kalau kerugian, saya belum bisa ngomong," kata Bambang.

Lucia, HRD manager Hawai Waterpark Group, menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.20 WIB. Saat itu, infomasinya terdapat percikan api dari korsleting listrik yang kemudian menyambar material  di dalam lokasi.

"Di dalam ada aksesori, background-background sterofoam, dan juga angin yang cukup kencang sehingga membuat api menyambar material," ungkap dia.

Beruntung dalam kejadian ini, meskipun sebelumnya di dalam lokasi terdapat pekerja, tidak terdapat korban jiwa. Hanya terdapat beberapa orang yang shock. "Alhamdulilah semua selamat," ucapnya.

Untuk kerugian akibat kejadian tersebut, saat ini pihak Hawai Water Park masih belum menyimpulkan berapa total kerugian. "Untuk saat ini kerugaian masih belum bisa kami sampaikan karena masih banyak barang baru," ujar Lucia.

Akibat kejadian tersebut, direncanakan wahana Malang Night Paradise juga akan ditutup sementara.

Kapolsek Blimbing Kompol Hery Widodo yang dikonfirmasi terkait penyebab kebakaran, mengatakan bahwa  dari informasi yang dia terima, penyebab kebakaran terjadi karena adanya percikan api dari pekerjaan las.

Karena saat itu di lokasi terdapat banyak sterofoam, fiber dan kabel, ditambah angin kencang yang bertiup, api dengan cepat menyambar dan  membesar.

"Saat ini masih kami lakukan olah TKP mencari tahu penyebab pasti kebakaran. Juga masih pemeriksaan saksi-saksi," pungkas kapolsek.